Wednesday, February 13, 2013

GROW Part 3 : Option


Setelah anda mengidentifikasi  modal yang anda punyai dan daftar hambatan yang ada untuk mencapai goal sekarang berdasarkan situasi ini buatlah Option atau Pilihan-pilihan yang perlu ditempuh untuk mendekatkan “reality” ke “goal”.

Di langkah ini anda menggali pilihan yang akan dilakukan untuk mencapai goal anda, pertama yang perlu  anda lakukan adalah buatlah pilihan-pilihan cara, langkah untuk menyelesaikan masalah atau hambatan yang anda temuai pada tahap reality. List lah sebanyak-banyaknya apa yang akan anda lakukan untuk mengatasi masalah tersebut sehingga anda dapat lebih efektif mencapai goal anda.
Berdasarkan list atau daftar pilihan-pilihan yang ada, buatlah daftar tersebut menjadi beberapa pilihan dengan mengecek  manakah pilihan yang masuk akal anda lakukan tentu saja disesuaikan dengan modal yang anda punyai juga. Buatlah pilihan yang membuat reality anda dekat dengan goal yang akan anda capai.

Buatlah pilihan yang tidak menyulitkan anda untuk melakukannya. Setelah anda memilih beberapa pilihan yang ada maka anda siap melakukan rencana anda. 

GROW Part 2 : Reality


Setelah anda menentukan Goal, sekarang kita melangkah ke tahapan berikutnya yaitu Reality yaitu kenyataan, situasi, data  yang ada saat ini sesuai Goal. Dalam tahapan ini anda mengecek apa saja yang anda punyai saat ini untuk mencapai goal anda misalnya keuangan, pekerjaan, networking, atau apapun   yang akan mungkin mendukung untuk mencapai goal itu. Disini yang diidentifikasi adalah modal yang anda miliki untuk mencapai goal tersebut.

 Selain itu yang perlu anda gali adalah hambatan yang anda punyai untuk mencapai goal tersebut. Coba anda gali dan identifikasi hambatan-hamabatan apa saja yang muncul dari diri anda, lingkungan sekitar atau dari manapun yang menghambat pencapaian goal anda.

Disini anda punya modal dasar untuk mencapai goal dan anda juga punya hambatan. So, anda memiliki gap sekarang antara apa yang anda punyai dan apa yang masih menjadi hambatan anda mencapai goal. Coba anda list semua hambatan yang ada lalu setelah semuanya tertulis gali satu persatu hambatan atau masalah yang ada dengan cara mengecek  satu persatu apakah masalah tersebut riil atau hanya anggapan atau persepsi anda saja. Coba lihat juga apakah hambatan atau masalah tersebut bisa anda kontrol atau tidak dapat anda kontrol.  Maksud saya dapat dikontrol adalah ketika anda mencoba menyelasaikan  masalah tersebut, tindakan anda dapat menyelesaikan masalahnya dan masalah yang tidak dapat anda kontrol adalah masalah yang penyelesaiaannya diluar jangkauan anda atau tergantung orang lain.

Banyak masalah muncul karena persepsi anda terhadap diri anda sendiri misalnya karena masalah persepsi atau paradigma yang anda punyai. Contoh anda menganggap sesuatu hal sulit dilakukan padahal anda belum mencoba atau sebelum anda memulai anda sudah psesimis dan kurang percaya diri. Atau juga anda kwatir karena anda melihat orang lain melakukannya dan gagal. Masalah-masalah seprti ini disingkirkan agar diperoleh masalah-masalah yang riil.

Setelah anda gali dan buang masalah-masalah yang kurang riil, buatlah list anda menjadi beberapa hambatan yang nanti anda akan selasaikan melalui proses dilangkah selanjutnya.

To be continue

Sunday, January 27, 2013

GROW Part 1


Tahun 2013 sudah berjalan hampir sebulan , sudah menetapkan goal/target/resolusi  anda? Bagaimana membuat goal  yang sudah anda tetapkan  tercapai ? wak rada bingung juga yah menjawabnya he he. Saya akan coba membantu anda dengan tips untuk mencapai goal anda.

Saya akan menggunakan model yang di kembangkan oleh John Whitmore yaitu GROW. Model GROW ini sebenarnya dikembangkan untuk melakukan coaching di tempat kerja namun dalam perkembangannya ternyata usefull juga digunakan untuk hal-hal yang bersifat pribadi.

GROW adalah akronim dari Goal, Reality, Option, Way forward. Pendekatan ini cukup popular digunakan dalam dunia coaching karena simple namun powerfull.  GROW  dikembangkan dalam coaching yang bertujuan agar seseorang entah Karyawan atau coache dapat menemukan caranya sendiri dalam menciptakan proses belajar dan pertumbuhan  dalam perkembangan pekerjaannya, karir dan kehidupan pribadinya. Pendekatan dalam model ini lebih pada situasi saat ini bukan kejadian masa lalu so yang ditekankan adalah potensi yang dipakai ke depan.

Bagaimana dengan penerapan dalam goal anda 2013? Mari kita chech dulu Goal anda. Buatlah Goal anda dan pakailah ukuran SMART. Spesifik, Measureable, Ambitous, Realistic, Time bound. Goal anda dibuat spesifik, jangan terlalu umum, misalnya pencapaian dari sisi besar( jumlah, tingkat),  waktu(bulan, jumlah hari). Goal anda juga dibuat secara terukur yah dari sisi jumlah tadi. Sisi ambitious, buatlah goal yang menantang yang mendorong kita eksplore kemampuan kita secara maksimal. Hindari yang mudah di capai dan sudah pasti terjadi, misalnya mendapatkan tambahan penghasilan pada bulan Agustus 2013. Sudah spesifik, terukur namun cek bulan itu anda dapat THR kecuali he he. Goal yang realistic maksudnya bisa dicapai bukan sesuatu yang tidak mungkin dan tentusaja Goal dibuat batasan waktunya atau Time Bound-nya.

Continious
Setelah menentukan Goal langkah selanjutnya dalah melihat reality. 

Tuesday, January 1, 2013




Hola my friends,
Sudah memasuki tahun baru 2013, wah tentunya kemeriahan perayaan tahun baru anda rasakan saat ini. Wajah ceria, kue-kue dan senyum menghias wajah anda saat ini. Apakah anda sudah mempersiapkan diri menghadapi tahun 2013?  Angka yang menurut beberapa orang angka yang kurang baik yaitu angka 13.

Akhir tahun 2012 kita semua dihantui oleh ramalan kiamat berdasarkan perhitungan suku maya dan ternyata bumi masih berputar, detik masih berdetak, matahari tetap bersina, kegelapan tetap datang disaat malam( lebaaay) dan  hanya hujan yang sering turun sesuai jatah musimnya dia datang.

Bagaimana pencapaian anda tahun 2012? Ada banyak target tercapai atau masih banyak yang perlu anda tingkatkan? Buat saya tahun 2012 adalah tahun ku kembali ke track dalam upaya mencapai mimpi masa depan yang sudah saya tuliskan beberapa tahun lalu(hhmmm semoga benar…..). Banyak orang meragukan keputusan dan lumayana banyak pengorbnanan yang saya lakukan namun satu sisi saya mengikuti kata hati (semoga jernih J).

Beberapa pencapaian sudah saya alami dan berbekal kepercyaan diri itu saya mengambil keputusan untuk berubah haluan khususnya dalam bidang pekerjaan. Saya berpindah dari generalis ke specialist. Memasuki tahun 2013 saya cukup optimis karena setelah beberapa hal terjadi saya menyimpulkan angka 13 buat saya bukanlah angka yang kurang baik namun angka itu adalah angka keberuntungan untuk semua aspek kehidupan.

Saya yakin mencapai apa yang sudah saya tuliskan sebagai target 2013 baik dari sisi pribadi, karir dan sosial. Saya menuliskan disini untuk memberiku dorongan bahwa apa yang saya sampaikan ini akan mendapatkan energy dari alam semesta karena saya percaya dengan LOA.  

Bagimana dengan anda? Sudahkah menetapkan target, mimpi, resolusi anda di tahun 2013? Saya menyarankan anda membuat dan menuliskannya dan percayalah hal ini akan mengarahkan anda untuk tetap punya alasan untuk bersemangat di tahun ini.

Cheers
Salam semangat

Friday, December 28, 2012

Jadilah Spons




Pernahkah anda merasa  pengetahuan dan skill anda ternyata masih jauh dari orang-orang di sekitar anda? Apa reaksi anda? Apa yang anda lakukan pada situasi seprti itu?

Situasi itu yang terjadi dengan saya saat ini, saya kog merasa ternyata apa yang saya ketahui saat ini tidaklah lebih baik dari rekan lain disekitar. Saya mencoba untuk memperhatikan rekan-rekan baru saya dan cara mereka bekerja luar biasa, cepat, mandiri, dan hasilnya perfecto. Sebelum saya bergabung bersama mereka saya cukup percaya diri dengan kemampuan saya, dengan skill saya namun ternyata hal ini belumlah cukup. Dengan melihat dunia luar saya jadi merasa saya harus lebih banyak lagi belajar dan meningkatkan diri.

Ditengah situasi ini saya mencoba untuk lebih banayk mengamati, bertanya dan menempati diri sebagai orang yang baru belajar. Saya mencoba menyerap apa yang ada disini. Untungnya adalah anggota tim yang ada sangat kooperatif dan memberi kesempatan belajar. Dari awal saya memang bergabung disini dengan tujuan untuk belajar dan memahami cara kerja di tipe kerja yang cukup bebrbeda. Tujuannku untuk meningkatkan ilmuku dibidang module design, Training delivery, Presntasi.


 Seorang teman memberi tips, dalam situasi ini jadilah Spons. Saya jadi memperhatikan benda satu itu. Spons adalah peralatan yang diguinakan untuk membersihkan air.  Bagaimana cara kerja benda satu ini?  Spons digunakan untuk menyerap air  dan mengumpulkan air. Ketika Spons dimasukan ke dalam air maka air yang ada akan diserap dan masuk kedalam spons tersebut. Hal ini terjadi karena proses yang disebut tegangan permukaan( surface tension), gesekan yang terjadi antara air dan spons. Tegangan permukaan membantu menarik air ke dalam pori-pori spons. Anda mungkin ingat pelajaran fisika bahwa air sangat polar (memiliki muatan positif dan muatan negatif seperti magnet). Ketika molekul air kontak dengan molekul air lainnya, maka air menarik satu sama lain dan ikatan erat, saling menempel. Seperti pori-pori spons kemasukan air, spons mengembang, seperti balon yang terisi udara. Tegangan permukaan menarik air ke spons, sementara ikatan  air tetap didalam air.

Sesuai dengan pola kerja spons itu, saya sedang mencoba untuk menjadi spons saat ini, menyerap pengetahuan, skill yang ada di sini untuk saya olah lagi. Seperti spons yang menyimpan air saya juga ingin menyimpan dan mengolah kemampuan saya di training. Tentu saja spons yang menyerap air yang bersih dan menyaring yang kotor untuk tidak diserap dengan fokus pada penyerapan yang positif.  Saya yakin dengan menggunakan ilmu spons ini akan menjadi lebih berkembang ke depannya  dan kemampuan baru yang sedang saya pelajari akan membuat saya menjadi orang yang lebih baik lagi.

Bagaimana dengan anda? Sudahkah jadi spons yang positif agar diri anda berkembang lebih baik ke depannya?
Jakarta, December 2012