Monday, August 9, 2010

Ransel Kehidupan

Setiap orang memiliki rahasia dalam hidupnya.

Anda pasti setuju dengan pernyataan saya mengenai hal ini. Inilah yang kemudian di kembangkan oleh Joseph Luft dan Harry Ingham dalam teori psikologi yaitu Johari Window. Konsep Johari Window ini sendiri menekankan 4 kuadran dalam diri kita yaitu daerah terbuka, daerah tersembunyi , daerah buta, dan daerah yang tidak disadari . Daerah terbuka yaitu hal yang ada dalam diri kita yang kita ketahui dan orang lain juga mengetahuinya, kedua daerah tersembunyi yaitu hal-hal yang saya ketahui tentang diri saya tetapi orang lain tidak mengetahuinya, ketiga daerah buta yaitu hal-hal yang orang lain ketahui tentang diri saya namun saya sendiri belum menyadarinya dan keempat daerah yang tidak disadari yaitu hal-hal yang ada dalam diri saya yang belum saya ketahui begitu juga orang lain.

Disinilah butuh keterbukaan, sharing dan diskusi yang dilakukan agar kita mampu memperkecil daerah tersembunyi, daerah buta dan daerah tidak sadar kita masing-masing sehingga daerah terbuka semakin lebar. Inilah yang terjadi kemarin dalam sebuah kelompok kecil, saya dan beberapa teman-teman berdiskusi, sharing tentang hal-hal yang disembunyikan selama ini. Saya sendiri kaget dengan pengalaman teman-teman yang secara surface tidak memperlihatkan sesuatu yang menunjukan bahwa temanku sudah melewati pengalaman hidup yang tragis, aneh, memalukan dan tentu saja  belum pernah dia ceritakan sebelumnya kecuali dengan orang yang bersinggungan langsung dengan pengalaman tersebut di masa lalu.

Thursday, August 5, 2010

SISI POSITIF

Tadi Malam nonton acara di Indosiar “Take Celebrity Out”, saya terkesan dengan salah satu bintang tamu yang diformat sedang mencari pria single dalam acara tersebut. Nama artis satu ini cukup familiar buat saya karena perannya dalam komedi di Transtv sebagai istri yang kejam di “Suami-suami takut Istri” . Ternyata dibalik keceriaannya terpendam pengalaman hidup yang menyakitkan hanya saja dia memaknai pengalamannya dengan cara yang luar biasa menginspirasi saya. Ada satu pernyataannya yang menggugah saya “Saya harus bersyukur meskipun badan saya gemuk karena Tuhan masih memberikan anugerah lain yang lengkap tanpa cacat dan dengan adanya saya yang gemuk ini menjadikan wanita lain dibilang kurus dan langsing”.

Profesional

Pernah di interview dong! Kalau anda sudah memasuki dunia kerja, pengalaman interview menjadi suatu hal yang harus dilewati dalam proses memasuki perusahaan baru. Saya sendiri juga sebagai interviewer dalam proses seleksi Karyawan baru. Ada sebuah cerita tentang proses interview yang menginspirasi saya.


Interview ini dilakukan jam 6 sore disuatu gedung perkantoran daerah Menteng. Interviewernya seorang Direktur di perusahaan tersebut. Saat proses Direktur meng-interview dengan detil, bertanya dan mencatat semua yang disampaikan. Kesannya kog yah kayak interogasi yah hehehe. Sejam sudah berlalu proses interview masih berjalan alot dan semakin mendalam, tiba-tiba blep lampu di kantor tersebut mati, wadoh gw bingung mencari handphone untuk mendapatkan cahaya. Sang Direktur tadi sibuk menelpon menanyakan perihal lampu mati tetapi yang dihubungi tidak menjawab. Lima menit berlalu dan belum ada tanda-tanda listrik hidup, ruanganpun tetap gelap dan sepi. Ditengah kegelapan hanya diterangi cahaya hp saja Direktur tadi kemudian melanjutkan proses interview dan tanpa terpengaruh dengan situasi tersebut tetap dengan penggalian yang detil dan mendalam. Waduh ini pengalaman pertama nih interview didalam kegelapan dan 5 menit interview dalam gelap akhirnya listrik menyala lagi dan kembali interview berjalan dengan ritme dan irama yang sama detil, menggali dan mencatat semua informasi yang sampaikan dan wow kalo diperhatikan sudah 4 lembar kertas A4 bolak-balik catatan Sang Direktur dari hasil interview. Busyet rajin amat nih Bapak dan semangatnya tetap terpelihara untuk menggali. Total waktu interview 2 jam 10 menit.

Monday, August 2, 2010

Blogger Buzz: Blogger integrates with Amazon Associates

Blogger Buzz: Blogger integrates with Amazon Associates

Tips Memaafkan


Menurut kamu apa itu baik hati? Pertanyaan itu mengagetkanku saat  Pak Paul sebagai pemimpin kebaktian hari ini menanyakan hal tersebut kepada saya? Saya tergagap menjawabnya karena tidak mengira pertanyaan itu ditujukan ke saya. Diruangan yang kecil dan di hadiri 12 orang ini saya menjawab “Baik hati itu adalah cinta tanpa syarat, memberi tanpa syarat apapaun, saya memberi bukan "karena" tetapi saya memberi meskipun? ok kalau begitu mengapa kamu berbuat baik di mata Tuhan? “Supaya masuk surga Pak” saya langsung menimpali. Kalau begitu itu bukan berbuat baik yang tulus karena masih ada syaratnya, kamu tidak mempedulikan perbuatan baik tetapi yang kamu pedulikan adalah masuk surga , jadi perbuatan baikmu masih ada syaratnya. Saya langsung kaget dengan pernyataan tersebut.


Pak Paul kemudian melanjutkan “baik di mata Tuhan karena kita mencintai Tuhan sepenuhnya”. Lalu baik terhadap orang lain atau sesama? Pasti banyak banget syaratnya yah, misalnya karena ingin dihargai orang lain, ingin dibalas dengan cara yang sama. Kalau kamu berbuat baik terhadap musuhmu apalagi berkorban untuk musuhmu itu adalah kebaikan yang sebenarnya. Aha benar juga pak Paul. Beginilah kalau doktor psikologi menjadi pewarta, mencampurkan logika dengan iman dengan penjelasan yang masuk akal. Saya masih penasaran juga, gimana prakteknya pak? Susah banget lho memaafkan orang yang menyakiti kita apalagi berkorban terhadapnya wah secara manusiawi itu berat. Pak Paul kemudian melanjutkan penjelasannya dimana intinya mengampuni, memaafkan seseorang yang sudah menyakiti kita sangatlah berat tetapi justru itulah tantangannya. Teladan Yesus yang disalibkan tetap memberikan ampunan kepada orang yang sudah menyalibkan-Nya dengan perkataan “Ya Bapa Ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat”, wow cinta yang penuh dan iklas.