Showing posts with label Tantangan Hidup. Show all posts
Showing posts with label Tantangan Hidup. Show all posts

Tuesday, January 3, 2012

Inspirasi Awal Tahun dari Mas Pepeng “Jari jari”


Menjelang akhir tahun 2011 lalu saya tidak sengaja memutar channel tv ke Metro TV dan ternyata sedang ada program Stand Up Comedy Spesial akhir tahun. Dari sekian banyak comedian yang ditampilkan saya terkesan dengan Pepeng  yang dulu terkenal dengan kuisnya disalah satu TV swasta yang meroketkan kata “Jaree jareee”.

Penampilan fisiknya sekarang begitu berbeda. Hadir dengan kursi roda tetapi tepatnya tempat tidur mobile. Wajahnya terlihat masih segar untuk ukuran orang yang menderita sakit yang menyebabkan dia lumpuh dan harus selalu ada di kursi roda tersebut.

Bukan joke yang dilontarkan yang membuat saya tereksan, meskipun diakui apa yang disampaikan lucu dan mengelitik. Saya terkesan dengan semangat hidupnya yang tergambar jelas di wajahnya. Semangatnya dalam menyampaikan joke dan bagaimana dia memandang sakit dan penyakit yang dideritanya.  Sakitnya bukan menjadi penghalang untuk tetap memberikan joke-joke segar. Dia memandang  sisi positif dan lucu dari apa yang dialami. Semangatnya untuk hadir dan tampil di depan umum dan disaksikan berjuta-juta orang.  Saya terkesan karena  yang ditampilkannya bukanlah cerita mengharu biru mengenai kondisi sakitnya namun dia melontarkan humor segar yang membuat orang yang menontonnya senyum bahkan tertawa.

Wow…. Inilah yang membuat saya terkesima dengan mas Pepeng. Sakit bukan penghalang untuk menghibur orang lain namun melihat sisi lain dari hal tersebut. Dia mampu mengubah cara pandangnya terhadap sakitnya. Melihat sisi positif dan lucu dari apa yang dialaminya.

Betapa kita yang masih segar bugar ini saja sering kali mengeluh karena kecapeaan, banyaknya pekerjaan, keuangan menipis. Mas Pepeng yang berjuang melawan sakitnya bukan dengan mengasihi dirinya sendiri tetapi tetap memberikan berkat kepada orang lain melalui guyonan dan humor yang segar tetnang dirinya.

Terima kasih mas Pepeng sudah memberikan saya inspirasi untuk bersemangant menjalani tahun baru 2012 dan selalu bersyukur untuk semua yang ada dalam diri dan semua yang ada disekitarku.  Inspirasi dari caramu memandang apa yang dialami dan untuk selalu positif dan semangat menjalani apa yang menimpamu. Teruskan berkarya dan member inspirasi untuk indonesia

Saya masih ingat satu humornya “Saya ingin meluruskan sesuatu, kata orang saya Sabar, sekarang saya mau klairifikasi lagi. Saya itu bukan orang sabar tetapi saya orang Madura, asli Madura”. Ha ha ha

Januari 2012

Tuesday, September 28, 2010

Kubangan


Sore ini hujan lagi waduh  ngga punya mantel trus gimana menembus hujan ini. Setelah agak reda barulah keluar kantor dan ternyata hujan bukannyasemakin reda  tetapi semakin besar atau mungkin didaerah sini belum reda karena jalanan terlihat lebih basah dan air hujan juga menggenang  serta mengalir lebih deras di jalan ini. Akhirnya saya menepi dan berteduh di depan toko yang agak terlindung karena terasnya tertutup. Saya duduk di atas motor sambil mendengarkan lagu-lagu dari Handphone.

Mata memandang kejalan melihat lalu lalang kendaraan sore ini di perempatan harmoni.  Jalanan masih rame apalagi ini sudah jam pulang kantor. Beragamkendaraan melewati  dari berbagai jenis mobil, motor dan tidak sedikit pengendara motor yang tetap menembus hujan meski tanpa matel hujan.

Mataku tertarik dengan percikan air sekitar 2 meter di depan motorku ketika ada motor yang lewat. Hmm  ada aspal yang berlubang  sehingga menimbulkan kubangan air. Pengendara motor tidak menyadari  itu karena permukaan aspal sebelum kubangan agak tinggi karena baru saja di tambal dengan aspal baru hal ini mengelabui pengendara untuk melintasi  dan tidak menyadari ada lubang di depan.

Akhirnya punya sesuatu yang menarik untuk diamati hehehe, beberapa motor  yang lewat dan bruuuuk masuk ke kubangan sehingga air muncrat dari sana, reaksi pengendaranya jadi lucu, ada yang kaget, ada yang ngomel-ngomel ada juga yang hampir jatuh dan menyenggol mobil atau kendaraan disebelahnya.  Tentu saja peristiwa ini hanya dialami oleh pengendara motor karena lubang yang ada ada dipinggir jalan.

Beberapa pengendara mungkin sudah mengetahui ada lubang di jalanan atapun lebih hati-hati dengan adanya hujan kemudian berjalan pelan dan mencoba menghindari kubangan sehingga bebas dari goncangan. Saya menikmati hal ini sambil menunggu hujan reda dan lama kelamaansaya bertaruh dalam hati setiap motor yang lewat apakah kejebak atau tidak. Hush penderitaan orang lain kog yah jadi tontonan hehehe.

 Saya perhatikan kendaraan yang berjalan agak pelan terlihat lebih banyak yang tidak terjebak dan ketika terlanjur masuk kubanganpun pengendara bisa menguasai diri dan motornya kemudian melewati jalan itu dengan aman.

Wednesday, May 6, 2009

Kecelakaan Lalu Lintas

Minggu ini penuh dengan tantangan dan Tuhan menguatkan aku. Hari itu setelah mengambil sesuatu di Mangga Dua, bersama tunanganku aku ingin juga mengambil sesuatu di Pasar Baru. Sewaktu dalam perjalanan ini terjadilah kejadian itu. Saya mengalami kecelakaan, motor bertabrakan dengan motor lain. Kejadian itu terjadi begitu cepat, sesaat saya menyadari ada motor di depan, saya mengalami amnesia dan saat sadar saya sudah di aspal. Pertama kali saya memandang sekitar dan saya tidak tahu apa yang terjadi saya langsung sadar ada tunangaku yang dibonceng di belakang dan ternyata dia jatuh disebelah. Saya segera mendekat dengan sekuat tenaga karena belum dapat berdiri karena kakiku sakit. Setelah dekat saya perhatikan dia mengalami sakit dan kaki berdarah. Kepalanya ada rasa sakit dan tanpa membuang waktu aku langsung menyeret kaki dan mencoba mengangkatnya ketepi. Dadaku berdetak kencang setelah menyadari situasi ini dan situasi ini memang terkendali tetapi kekwatiran karena tunanganku masih mengalami sakit kepala dan mulai muntah-muntah. Dadaku tambah sesak bukan karena sakit tetapi lebih aliran darah yang mengalir lebih cepat dari biasanya. Saya segera menelpon Saudaraku untyuk mengambil motor dan menyelesaikan dengan cepat urusan dengan yang menabrak dan polisi supaya surat-surat tidak di tahan dan langsung bersama Saudaraku yang datang menuju Rumah Sakit Carolus. Saya tidak peduli keadaanku karena saya merasa tidak mengalami luka serius. Saat jatuh helm masih di kepala, kacamata juga tidak lepas saat jatuh sedangkan Tini helm-nya jatuh.

Rahmat Tuhan begitu besar saat itu karena luka kami berdua alami tidak serius dan di RS setelah mengobati luka di kaki Tini diobati dan karena masih pusing kemudian kepalanya di CT Scan dan Puji Tuhan tidak ada luka di otak hanya bengkak dan perlu bed rest. Anugerah Tuhan begitu besar saat ini karena tidak terjadi apa-apa yang serius dan Tini masih sadar. Rasa yang ada perasaan bersalah melihat penderitaanya dengan sakit kepala yang dialaminya. Penyesalan terjadi mengapa tidak pulang dulu ganti atau istirahat dulu di kos baru jalan? Selama 2 hari pertama di RS Tini begitu terlihat menderita dengan sakit kepala dan muntah. Anugerah Tuhan ternyata lebih besar karena di RS tidak terlalu mengalami banyak hambatan dan biaya yang dikeluarkan masih bisa diatasi.

Saya jadi teringat kejadian yang kualami, ini kali pertama aku jatuh dan mengalami, seperti juga tulisan sebelumnya mengenai beberapa hal yang aku benci dijalanan Jakarta, saat mengendarai motor, aku sudah berusaha dengan hati-hati, mematuhi aturan lalu lintas namun ternyata hal ini bukanlah hal yang membuat kita terbebas dari kecelakaan lalin. Satu hal yang pasti aku mesti lebih berhati-hati lagi dalam mengendarai kendaraan di jalanan Jakarta. Saya tidak mengalami trauma dengan kejadian ini namun lebih menambah konsentrasi dalam mengendarai.

Berkat Tuhan senantiasa berlimpah dalam hidupku, hambatan ini membuat aku semakin sadar akan besarnya kasih-Nya kepada aku muapun tunanganku. Perhatian rekan-rekan dan sahabat dalam situasi ini terasa begitu mendamaikan dan menguatkan. Terima kasih Tuhan untuk memberi percobaaan ini dan terima kasih menganugerahkan Sahabat, keluarga yang menguatkan kami selama seminggu ini.